Sebelum aku menulis, aku akan berharap tidak ada yang membaca post ini. aku hanya sedang bingung mencari tempat untuk menampung semua perasaanku saat ini. dan aku pikir ini adalah tempat yang tepat.
sebenarnya aku tidak ingin mengatakannya, tapi aku tertekan untuk mengatakannya..
do you feel that you're everything? and i.... i just someone that admire you all the time?? No, i guess you never care about it. baiklah,aku rasa setiap orang pernah mengagumi seseorang. entah itu karena terbiasa bertemu, mengetahui semua tentangnya(yang tidak diketahui orang lain),tahu segala kelebihan yang ia punya, atau mungkin karena sudah terbiasa memperhatikannya. ya,kurasa semua itu tidak salah, dan tidak ada undang undang yang melarangnya. tapiiii......... menurut pengalamanku semua itu tidak boleh berlebihan.
dimana baru kali ini aku mengagumi seseorang selama 3 tahun lamanya... dan aku tidak pernah menjumpai sedikitpun senyum tulusnya untukku, (heeeh, kok jadi ngenes gini yaa) tapi,itukan bukan salahnya, kenapa juga aku harus mengaguminya. itu bodoh, mungkin yang saat ini aku yakini , aku sedang tertidur dan sebentar lagi aku akan terbangun dan menyadari betapa indahnya dunia ini. mungkin hanya dengan diam, dan melihatnya bahagia itu sudah cukup. tapi ini hidup. dan aku sadar aku harus melangkah. bukan untuk sekedar diam dan memandangi kebodohan ini. aku tahu aku gegabah. aku tahu aku konyol. tapi siapakah yang pernah menginginkan itu semua? tidak ada. setiap orang ingin hidupnya baik baik saja. begitupun dengan aku.
yang tidak terlalu mempermasalahkan masalah yang sebenarnya itu bukan masalah.
terkadang memang sangat menyakitkan ketika merasa kecil dan terasing. terkadang memang menyesal ketika semuanya telah terjadi. dan terkadang memang bodoh untuk tersenyum sendirian ketika malam tiba.
kapankah waktu akan segera berlalu dan membawa semuanya pergi? hingga nanti aku terlalu sibuk sekedar memikirkannya. hingga aku terlalu lupa untuk mengingatnya. hingga aku terlalu terlarang untuk sekedar memedulikannya.
mungkin dulu dan kemarin aku terlalu ingin tahu tentang dia, terlalu ingin bisa apa yang dia bisa. but we're too different.
tapi sekarang,aku hanya akan berhenti mengaguminya. aku sedikit tenang, karena masih ada yang mengaguminya meskipun tidak sebodoh dan sekonyol aku. setidaknya masih ada yang memperhatikannya. dan mohon maaf atas semua kebodohanku,
ok,kupikir ini adalah waktu yang tepat untuk melanjutkan semua mimpi dan harapanku,
#walau mungkin dia masih dan akan tetap menjadi superstar.
sebenarnya aku tidak ingin mengatakannya, tapi aku tertekan untuk mengatakannya..
do you feel that you're everything? and i.... i just someone that admire you all the time?? No, i guess you never care about it. baiklah,aku rasa setiap orang pernah mengagumi seseorang. entah itu karena terbiasa bertemu, mengetahui semua tentangnya(yang tidak diketahui orang lain),tahu segala kelebihan yang ia punya, atau mungkin karena sudah terbiasa memperhatikannya. ya,kurasa semua itu tidak salah, dan tidak ada undang undang yang melarangnya. tapiiii......... menurut pengalamanku semua itu tidak boleh berlebihan.
dimana baru kali ini aku mengagumi seseorang selama 3 tahun lamanya... dan aku tidak pernah menjumpai sedikitpun senyum tulusnya untukku, (heeeh, kok jadi ngenes gini yaa) tapi,itukan bukan salahnya, kenapa juga aku harus mengaguminya. itu bodoh, mungkin yang saat ini aku yakini , aku sedang tertidur dan sebentar lagi aku akan terbangun dan menyadari betapa indahnya dunia ini. mungkin hanya dengan diam, dan melihatnya bahagia itu sudah cukup. tapi ini hidup. dan aku sadar aku harus melangkah. bukan untuk sekedar diam dan memandangi kebodohan ini. aku tahu aku gegabah. aku tahu aku konyol. tapi siapakah yang pernah menginginkan itu semua? tidak ada. setiap orang ingin hidupnya baik baik saja. begitupun dengan aku.
yang tidak terlalu mempermasalahkan masalah yang sebenarnya itu bukan masalah.
terkadang memang sangat menyakitkan ketika merasa kecil dan terasing. terkadang memang menyesal ketika semuanya telah terjadi. dan terkadang memang bodoh untuk tersenyum sendirian ketika malam tiba.
kapankah waktu akan segera berlalu dan membawa semuanya pergi? hingga nanti aku terlalu sibuk sekedar memikirkannya. hingga aku terlalu lupa untuk mengingatnya. hingga aku terlalu terlarang untuk sekedar memedulikannya.
mungkin dulu dan kemarin aku terlalu ingin tahu tentang dia, terlalu ingin bisa apa yang dia bisa. but we're too different.
tapi sekarang,aku hanya akan berhenti mengaguminya. aku sedikit tenang, karena masih ada yang mengaguminya meskipun tidak sebodoh dan sekonyol aku. setidaknya masih ada yang memperhatikannya. dan mohon maaf atas semua kebodohanku,
ok,kupikir ini adalah waktu yang tepat untuk melanjutkan semua mimpi dan harapanku,
#walau mungkin dia masih dan akan tetap menjadi superstar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar