Tak ada apa-apa
sepotong kain sutra, secuil keju, dan setetes air mineralpun
sungguh bergerakpun tak mampu ku kerjakan
dan hanya do'a yang aku bisa
iya, benar suara itu...
suara yang kerap menghentak batinku..
di ujung malam di perputaran bumi..
berisik nan menggebu..
kenapa yang seperti itu benar?
kenapa hanya do'a yang bisa ku beri?
mungkinkah berhasil?
dengan hanya do'a?
karena hanya do'a yang menempel di jiwa
karena memang hanya do'a yang berbeda tapi sempurna..
karena hanya dengan do'a....
duri itu bisa kucabut dari relung batinmu, Mak..
duri yang kerap masuk tanpa ijin..
yang membuat kita saling salah posisi.
kan ku bawakan do'a terindah untukmu, Mak..
kan kupastikan do'a itu sampai..
sampai bersama tetesan air mataku..
semoga makhluk bersayap itu menjaganya..
menjaga sesuatu yang sering dia bilang do'a..
tahukah Emak??
do'a itulah yang selalu sembuhkan gilaku..
dia menjagaku dari kebodohan
untuk menyebutnya sebagai penjaga ingatanku tentangmu..
Karena Hanya Do'a.
sepotong kain sutra, secuil keju, dan setetes air mineralpun
sungguh bergerakpun tak mampu ku kerjakan
dan hanya do'a yang aku bisa
iya, benar suara itu...
suara yang kerap menghentak batinku..
di ujung malam di perputaran bumi..
berisik nan menggebu..
kenapa yang seperti itu benar?
kenapa hanya do'a yang bisa ku beri?
mungkinkah berhasil?
dengan hanya do'a?
karena hanya do'a yang menempel di jiwa
karena memang hanya do'a yang berbeda tapi sempurna..
karena hanya dengan do'a....
duri itu bisa kucabut dari relung batinmu, Mak..
duri yang kerap masuk tanpa ijin..
yang membuat kita saling salah posisi.
kan ku bawakan do'a terindah untukmu, Mak..
kan kupastikan do'a itu sampai..
sampai bersama tetesan air mataku..
semoga makhluk bersayap itu menjaganya..
menjaga sesuatu yang sering dia bilang do'a..
tahukah Emak??
do'a itulah yang selalu sembuhkan gilaku..
dia menjagaku dari kebodohan
untuk menyebutnya sebagai penjaga ingatanku tentangmu..
Karena Hanya Do'a.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar